LISTRIK PRA BAYAR (LPB)

Catatan : Untuk berlangganan meteran listrik Pra Bayar, Silakah hubungi kantor pelayanan PLN terdekat di kota anda. Cara pembelian tenaga listrik dimana pelanggan membayar di muka dengan cara ini memberi kesempatan kepada pelanggan untuk mengendalikan pemakaian listrik sesuai kebutuhan KEUNTUNGAN BAGI PELANGGAN
  • Pelanggan dengan mudah dapat memantau pemakaian listriknya setiap saat
  • Pelanggan dapat mendisiplinkan diri sendiri untuk menggunakan listrik sesuai anggaran belanja
  • Pelanggan dengan mudah dapat mengendalikan pemakaian listriknya sehingga terhindar dari pemborosan
  • Pelanggan bisa membeli TOKEN (isi ulang energi listrik) di PPOB dengan jaringan yang luas
  • Pelanggan tidak perlu repot membukakan pintu rumah karena tidak akan didatangi petugas pencatat meter
  • Tidak akan ada kesalahan pencatatan meter
  • Tidak ada istilah menunggak, sehingga tidak akan didatangi petugas penagihan
  • Privasi pelanggan tidak terganggu
TOKEN DAN STRUK
  • Listrik Pra Bayar menggunakan system “TOKEN” dan mengikuti Standard Transfer Specification (STS)
  • TOKEN adalah 20 digit angka yang unik dan berisi informasi untuk dimasukkan ke dalam kWh-Meter
  • LPB yang didapatkan oleh setiap pelanggan pada saat membeli energi listrik di delivery cahnnel PLN.
  • IDPEL (identitas pelanggan) tetap digunakan, tetapi untuk transaksi pembelian voucher/token LPB yang digunakan adalah nomor seri meter, terdiri dari 11 (sebelas) digit.
  • STRUK adalah bukti pembelian energi listrik PLN dari tiap delivery channel PLN yang berisi TOKEN
NILAI TOKEN
  • Nilai token terdiri dari unsur kWh, PPJ, PPN,dan Meterai
  • Pilihan Nilai Token tertentu (Rp.20.000,Rp.50.000,Rp.100.000,Rp.250.000, Rp.500.000)
  • Pilihan token bebas / Flexible (Rp. 20.000 s/d Rp.1 juta)
PENGGUNAAN LISTRIK PRABAYAR
LANGKAH  1 Sebelum menggunakan listrik prabayar, voucher token harus dibeli dari tempat penjualan token terdekat. Nomor serial meter harus sesuai dengan identitas pelanggan, agar token kWh dapat digunakan. Pada saat membeli token pelanggan akan mendapatkan 20 digit yang tertera di struk pembelian. Masukkan 20 digit nomor token di struk ke meter anda. PENTING : Token hanya dapat dipakai untuk nomor seri meter tertentu dan Token hanya dapat digunakan sekali pakai.
LANGKAH 2 : 20 digit nomor token harus diinputkan ke meter melalui keypad di meter prabayar. Nomor token yang diinputkan akan terlihat di display meter. Periksa nomor yang diinputkan sama dengan nomor token. Jika salah input, gunakan tombol spasi balik (?) untuk menghapus nomor yang salah. Bila ingin mengulangi inputan nomor token, tekan tombol tanda pagar (#) ini akan menghapus semua nomor yang diinput dan anda dapat menginputkan 20 digit nomor token kembali.
LANGKAH 3 : Setelah menginputkan 20 digit nomor token, meter prabayar akan mencheck dan jika nomor valid layar meter akan menunjukkan nilai kWh yang dibeli. Sekarang anda sudah dapat menggunakan listrik pra bayar.
LANGKAH 4 : Ketika anda menyalakan lampu atau peralatan listrik lainnya, nilai kWh akan berkurang sesuai dengan penggunaan. Pantaulah selalu nilai kredit kWh di meter Prabayar, agar anda dapat mengatur pemakaian listrik secara hemat.
LANGKAH 5 : Ketika sisa kWh tinggal sedikit (dibawah 20 kWh) indikator keypad akan muncul dilayar meter, indikasi dapat berupa perubahan lampu LED menjadi merah, atau muncul suara peringatan (buzzer) dari meter Prabayar. Ini pertanda token baru harus disiapkan. Jika sisa kWh habis, meter akan memadamkan listrik anda. Untuk menghidupkan kembali, anda harus input 20 digit nomor token baru.

Trackback from your site.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Jam Operasional

Support kami melayani

sampai dengan 13 jam sehari

Senin – Minggu: 08.00 sd 21.00

Support Kami
Selama Bulan Ramadhan
Senin – Minggu: 08.00 sd 20.00

Support selama

363 hari dalam setahun

Kontak Kami


Jl. Dian Nusantara III No. 149 Perum Deppen Seturan, Caturtunggal Depok Sleman Yogyakarta – 55281 –
Telp: +62 274 485-636 | Fax : +62 274 485-429